PPNI Perjuangkan 3 Agenda
KALIANDA – Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) akan memperjuangkan 3 agenda penting bagi profesinya untuk dipenuhi pemerintah, yaitu penetapan tanggal 12 Mei sebagai peringatan hari Perawat se-dunia, Silaturahmi anggota PPNI dan memperjuangkan percepatan pembahasan Undang-Undang praktek Keperawatan oleh DPR yang kini masuk dalam pembahasan nomor 4 setelah sebelumnya terdaftar di dalam pembahasan nomor 168.
Dalam desakan penetapan hari Perawat Sedunia tanggal 12 Mei, PPNI sebelumnya telah menggelar aksi keprihatinan kepada pemerintah sebagai bentuk desakan penetapan hari perawat tersebut.
Hal itu dikatakan Ketua PPNI Provinsi Lampung, Armen Patria, S.Kp, MM saat melantik pengurus PPNI Lampung Selatan periode 2008 -2011 disekretariat PPNI Lamsel.
“Ada tiga agenda yang perlu dibahas rapat Musyawarah PPNI Provinsi yaitu diantaranya silaturahmi antara anggota PPNI, aksi simpati pada tanggal 12 Mei 2008 dijadikan sebagai Hari Perawat Sedunia dan UU Praktek Keperawatan menjadi agenda nomor 4 untuk segera dibahas lebih lanjut di DPR RI setelah sebelumnya masuk urutan 168 dalam pembahasannya,”papar Armen.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Hi. Djalaluddin, SKM, MM dalam sambutannya mengatakan perawat harus tanggap didalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan didalam Premary Health Nursing/ Puskesmas dan tidak melupakan profesi.
“ Perawat harus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan dan tanggap didalam Premary Healt Nursing/ Puskesmas dan juga harus sabar, ramah serta tepat dalam memberikan asuhan keperawatan terhadap masyarakat,” ujar Alumnus Akper Palembang ini.
Sementara itu, pengurus PPNI Lamsel diketuai oleh, Suherman, SE, MMKM, dan Sekretaris Heriadi, S.Kep. mereka ditetapkan dalam Musyarawarah Daerah (Musda) ke -IV PPNI Lamsel yang digelar (7/5) lalu di Sekretariatan PPNI Kalianda.
Ketua PPNI Lamsel, Hi. Suherman, SE, MMKM usai dilantik mengatakan dalam era globalisasi perawat harus dapat mengimbangi dalam pasar global tersebut dan dengan dibangunnya kanmtor PPNI diharapkan sistem kearsipan dan kegiatan lainnya dapat dilaksanakan dengan baik.
“Dalam era globalisasi diharapkan para perawat harus bisa mengimbangi adanya pasar global dan dengan dibangunnya gedung PPNI bisa menampung aspirasi seluruh anggota sedangkan arah kedepannya akan dibangun Instalasi Gawat Darurat (IGD) mini yang ada di jalan trans sumatera untuk bisa dirujuk ke RSUD Kalianda,” ujarnya.
Sementara itu salah seorang Ketua Bidang Kesejahteraan PPNI Wardoyo, SKM mengatakan PPNI Lamasel akan memprogramkan kesejahteraan anggota yang perlu diperhatikan dalam Bottom Up karena anggota dibawah yang tahu akan permasalahan dibawah.
“Kami akan mengadakan sosialisasi sampai tingkat bawah, karena anggota dibawah yang lebih tahu akan permasalahan dilapangan dan Kesejahteraan anggota akan menjadi perhatian dan program-program kedepan dapat ditingkatkan,” ujar Doy panggilan akrabnya sesama perawat. (Beny Candra)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar